Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Erick Estrada Harap Departemen CMT PT Vale Serius Tangani Perusahaan Yang Menggaji Karyawan di Bawah Standar Minimum


					Erick Estrada Harap Departemen CMT PT Vale Serius Tangani Perusahaan Yang Menggaji Karyawan di Bawah Standar Minimum Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Anggota DPRD Luwu Timur Komisi III, Erick Estrada berharap departemen CMT PT Vale serius tangani hasil rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD 25 April 2025 lalu.

Dimana pada RDP itu di temukan ada slip gaji Helper karyawan dari PT Tri Mahmud jaya (PT TMJ) yang tidak sesuai dengan upah minimum artinya penggajian yang di bawah UMSK.

” Ini tidak bisa kita biarkan, saya sangat prihatin dengan kondisi ini , kasian para karyawan yang bekerja dan menerima gajinya tidak sesuai, mereka punya hak digaji sesuai aturan namun di korting dengan alasan yang tidak jelas .” Ujar Erick Minggu ( 27/04/2025).

Erick politisi PDIP dari Dapil Towuti – Nuha ini menambahkan Kejadian ini tidak boleh terulang kembali, dan ini baru satu perusahaan yang kita temukan. Namun dia meyakini bisa jadi masih ada perusahan yang seperti ini yang belum terungkap. olehnya itu kita tidak boleh tinggal diam dan terus akan lakukan kontrol sebagai wakil rakyat supaya buruh tidak lagi di rugikan .

Untuk memastikan PT Tri Mahmud Jaya (PT TMJ) serius menyelesaikan upah karyawannya yang berada dibawah standart minimum, Komisi Tiga akan menguatkan koordinasi dengan PT Vale serta Disnaker Luwu Timur. Selain itu kami juga akan berkoordinasi dengan tenaga pengawas dari Provinsi Sulsel. ” Saya yakin kasus ini luput dari pengawasan Tenaga Pengawas. ” Tutup Erick. ( Son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA