Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Firman Dorong Penuntasan Infrastruktur Terkait Kebutuhan Dasar Masyarakat


					Firman Dorong Penuntasan Infrastruktur Terkait Kebutuhan Dasar Masyarakat Perbesar

OKSON,- LUWU TIMUR,- Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding mengatakan, akan mendorong pemerintah Luwu Timur untuk menuntaskan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Demikian disampaikannya saat melakukan Monitoring APBD di Kantor Camat Malili, (7/11/2024).

Menurut Firman, setiap aspirasi yang datang dari masyarakat Luwu Timur khususnya Dapil Malili – Wasuponda, yang bersifat mendesak dan paling dibutuhkan ia dan teman – temannya anggota dewan akan memperjuangkannya di DPRD.

” Kami pastikan, jika usulan masyarakat itu bersifat mendesak, untuk kebutuhan orang banyak dan sangat dibutuhkan, kami perjuangkan masuk dalam APBD. ” Ungkapnya.

Ia mengakui monitoring yang dilakukan saat ini banyak membawa mafaat untuk kemajuan Luwu Timur. Saran dan masukan yang disampaikan warga juga sangat masuk akal dan bisa diakomodir semuanya.

“Monitoring yang dilakukan hari ini, saya rasa ini luar biasa, setelah mendengarkan keluhan dan aspirasi dari peserta rapat tadi, Insya Allah kami dari DPRD akan menindaklanjutinya,” tuturnya.

“Seperti yang berhungan dengan Dinas pendidikan itu, ada ruang kelas belajar (RKB) kalau memang sudah dibutuhkan, karena memang ini sangat mendasar dan saya anggap sangat penting untuk kita tinjau, selain pagar penataan halaman hal itu nomor dua, dan yang terpenting adalah RKBnya sebab itu tempat belajar murid dan gurunya berinteraksi,” tandas Firman.

Dirinya berharap agar kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang betul-betul mendesak, supaya bisa menjadi skala prioritas untuk dimasukkan dalam pembahasan rancangan APBD Tahun 2025 dan segera direalisasikan.( son/***).

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA