Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Pemkab Lutim Gelar FGD RKPD 2026, Fokus pada Transformasi Ekonomi dan Sosial


					Pemkab Lutim Gelar FGD RKPD 2026, Fokus pada Transformasi Ekonomi dan Sosial Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Kegiatan bertema “Konsolidasi Pembangunan Manusia, Ekonomi dan Sosial dalam mendukung Kesejahteraan Masyarakat” yang dilaksanakan di Aula Bapelitbangda Lutim, Selasa (21/01/2025), dibuka Staf Ahli Bidang Pembangunan, Rapiuddin Tahir didampingi Kepala Bapelitbangda, Dohri As’ari.

FGD ini bertujuan untuk mensinergitas program atau kegiatan perangkat daerah dalam upaya mendukung program-program prioritas pemerintah daerah maupun pusat, serta dalam rangka penajaman prioritas pembangunan RKPD Tahun 2026.

Dalam arahannya, Rapiuddin Tahir mengatakan bahwa, pelaksanaan FGD ini menandakan komitmen bersama untuk memahami, menganalisis dan mengatasi tantangan-tantangan mengungkap kompleksitas yang memengaruhi kemajuan daerah.

“Melalui pertemuan ini, kita berharap menemukan permasalahan-permasalahan yang membutuhkan perhatian, memahami akar penyebabnya dan bersama-sama merumuskan solusi strategis yang diperlukan dalam menyusun kebijakan dan program prioritas dimasa akan datang,” harap Rapiuddin.

Ia melanjutkan, sebagai implikasi dari pelaksanaan pilkada serentak Tahun 2024, Perubahan RKPD 2025 maupun RKPD 2026 berdasarkan Permendagri No. 12 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2025 merupakan dokumen transisi periode RPJMD Tahun 2021-2026 ke Periode RPJMD 2025-2029.

“Arahan kebijakan pembangunan untuk RPJPD Tahun 2025-2029 yaitu konsolidasi penguatan landasan transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola yang disertai dengan penguatan ketahanan sosial budaya dan ekologi, serta penguatan keamanan daerah, demokrasi substansial dan stabilitasi ekonomi makro daerah,” tambahnya.

Terakhir, ia mengatakan bahwa dimasa transisi ini, penting untuk tetap menjaga stabilitas pemerintahan dengan tetap fokus pada tugas membangun dan mengembangkan daerah ini.

“Hal ini tentunya menjadi tantangan kita semua untuk menggali potensi sumber daya, khususnya non tambang untuk dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan mari aktif dalam diskusi, berbagi pandangan, pengalaman dan ide-ide inovatif untuk pembangunan daerah,” pungkas Staf Ahli Pembangunan.

Focus Group Discussion ini dilanjutkan dengan pemaparan topik oleh enam narasumber yang dilanjutkan dengan diskusi bersama.

Turut hadir, Kepala OPD, Camat, para Narasumber dan perwakilan OPD Lingkup Pemkab Lutim. (ik/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA