Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Tingkatkan Kapasitas Warga di Daerah Rawan, BPBD Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana


					Tingkatkan Kapasitas Warga di Daerah Rawan, BPBD Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana tingkat Kabupaten.

Kegiatan yang dibuka Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lutim, dr. H. April ini dilaksanakan selama 2 hari di dua desa berbeda yang ada di Kecamatan Malili yakni Desa Pasi-Pasi (02 Desember 2024) dan Kelurahan Malili (03 Desember 2024).

Sementara peserta pelatihan ialah masyarakat yang berada didaerah rawan bencana berjumlah 100 orang dengan rincian 50 orang Masyarakat di Desa Pasi-Pasi dan 50 Orang Masyarakat di Kelurahan Malili.

Kalaksa BPBD Lutim, dr. H. April menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dukungan pemerintah daerah, untuk secara bersama-sama meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana.

“Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh peserta yang hadir, yang telah meluangkan waktunya untuk saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman terutama dalam hal penanggulangan bencana,” ujarnya.

Lanjut dr. April menjelaskan, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana, karena masyarakat dapat menjadi orang-orang pertama yang terkena dampak.

Menurutnya, masyarakat juga menjadi orang yang pertama kali memberikan respons terhadap bencana yang mereka hadapi.

“Untuk itu, dalam upaya membangun kapabilitas masyarakat, maka mereka perlu dibekali pengetahuan tentang cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi bencana, minimal mereka dapat memahami bagaimana cara melakukan evakuasi mandiri bilamana terjadi bencana,” tuturnya.

Usai dibuka dr. H. April, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan dari pemateri yakni Tenaga Ahli BPBD Provinsi Sulsel, Jasman Ghadi, dan Koordinator Pos Unit Siaga SAR Basarnas Kendari Wilayah Lutim, Reppind, S.Si., M.A.P. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA