Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Pemkab Lutim Gelar Rakor Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi


					Pemkab Lutim Gelar Rakor Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Pelayanan KB dirangkaikan Penandatanganan MoU Penyelenggaraan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Fasilitas Kesehatan Tahun 2024, di Aula Kantor DPPKB, Rabu (21/08/2024).

Plt. Kepala Dinas P2KB Lutim, Aini Endis Anrika saat membuka acara mengungkapkan bahwa, Pelayanan Kontrasepsi adalah serangkaian tindakan yang dilakukan untuk membantu individu atau pasangan dalam merencanakan kehamilan.

“Tujuan utama dari pelayanan kontrasepsi adalah mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, meningkatkan kesehatan reproduksi dan memberdayakan individu,” kata Endis.

Selanjutnya Ia menjelaskan, berdasarkan laporan pada Sistem Informasi Keluarga (SIGA) terkait data capaian pelayanan keluarga berencana pada penggunaan alat dan obat kontrasepsi modern di Kabupaten Lutim, pada bulan Juli tahun 2024 yaitu sebesar 64.26%, data ini menggambarkan jumlah pasangan usia subur di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 47.708 orang sedangkan yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi sebanyak 30.658 akseptor.

“Data ini menunjukkan masih ada pasangan usia subur yang belum menggunakan alat dan obat kontrasepsi modern atau Un Meet Need sebesar 35.74% (17.050 PUS),” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan ini.

Pada akhir acara rakor, dilakukan penandatangan MoU antara Plt. Kepala Dinas P2KB Lutim, Aini Endis Anrika dengan Fasilitas Kesehatan se Kabupaten Lutim yang di wakili 4 Faskes yaitu, RS. Primaya Sorowako, Puskesmas Angkona, Klinik Royal Medika dan PMB Rohani, yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi yang lebih sinergi dilanjutkan diskusi bersama.

Turut hadir, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Suliati, Kepala Puskesmas, Direktur RS, Pimpinan Klinik dan Praktek Bidan Mandiri dan Koordinator PKB/PLKB se Kabupaten Lutim. (ik/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA