Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

HUT Lutim ke-21 Pj. Gub Sulsel dan Bupati Lutim Lepas 70 Ribu Bibit Ikan Kesungai Malili


					HUT Lutim ke-21 Pj. Gub Sulsel dan Bupati Lutim Lepas 70 Ribu Bibit Ikan Kesungai Malili Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Untuk menjaga ekosistem Sungai Malili, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Lutim dan Forkopimda melepas Tujuh Puluh Ribu Ekor bibit Ikan Nila dan Ikan Mas.

Penebaran bibit ikan air tawar ini merupakan agenda peringatan Hari Ulang Tahun Luwu Timur ke -21. Jumat (03/05/2024).

Bupati Luwu Timur Budiman bersyukur Penjabat Gubernur Sulsel saat ini sosok pemimpin yang sangat mencintai lingkungan.

Selain melakukan penanaman pohon, Pj.Gub Sulsel juga perhatian dengan kondisi ekologi di Sungai Malili. Utamanya kondisi ikan air tawar yang hidup di Sungai Malili. Ia ingin ikan di Sungai Malili tetap banyak .

” Untuk itu, hari ini kita melepas 70 Ribu bibit ikan mas dan ikan nila, 35 Ribu bibit ikan nila dan 35 Ribu bibit ikan mas. Mudah – mudahan ikan – ikan yang dilepas ini cepat berkembang biak dan bisa dipancing tiga atau empat bulan kedepan. ” Ujar Budiman.

Pj. Gubernur Sulsel , Bahtiar Baharuddin menjelaskan, di Sulawesi Selatan saat ini banyak sungai tapi ikannya sudah habis. Hal ini terjadi karena penangkapan ikan dilakukan dengan cara menyetrum.

” Tidak apa – apa ikan yang kita lepas hari ini di panen tiga bulan kedepan, tapi jangan pakai strum karena itu merusak. Gunakan dipancing saja. Sungai Malili ini harus diberdayakan, karena ia punya potensi ekonomi. Setidaknya dalam tiga bulan kedepan sungai Malili ini sudah terdapat spot mancing yang dibuat oleh warga. ” Kata Bahtiar.

( OKSON/***)

 

 

 

 

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA