Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Warga Makin Membludak Di Hari Terakhir Pasar Murah Dinas Pertanian


					Warga Makin Membludak Di Hari Terakhir Pasar Murah Dinas Pertanian Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Hari terakhir Pasar Murah yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur di halaman Kantor Camat Malili dipadati warga.

Warga berdatangan untuk membeli barang kebutuhan pokok untuk persediaan selama satu bulan. Mereka juga rela berdesakan dalam antrian agar bisa membeli beras, minyak goreng, gula dan tepung terigu.

” Kami dapat info ini adalah hari terakhir Pemerintah Luwu Timur menggelar Pasar Murah, makanya kesempatan ini tidak bisa dilewati begitu saja. Biar mengantri asalkan dapat barang yang saya butuhkan, mumpung belum masuk bulan puasa, jadi masih kuat berdiri untuk mengantri. ” Ungkap Kamariah, yang mengaku warga Puncak Indah. Malili, Kamis. (07/03/2024).

Kamariah mengaku satu bulan kedepan ini barang kebutuhan pokok sehari – hari yang harus tersedia adalah Beras, Minyak Goreng dan Gula Pasir. Ia menganggap jika ini sudah terpenuhi kebutuhan lainnya bisa dilengkapi dengan berbelanja di pasar Malili.

Mengenai harga barang yang dijual diakuinya memang sedikit lebih murah dari harga di pasar. ” Kalau kita bandingkan rata – rata selisih Seribu Rupiah dari harga di pasar. Semoga kedepan bisa lebih murah lagi, paling tidak selisihya bisa Lima Ribulah dari harga di Pasar. ” Ujarnya.

Kamariah juga mengakui, meskipun pemerintah gencar melakukan Gerakan Pangan Murah, namun harga kebutuhan pokok di Pasar tetap mahal.

” Mungkin sudah tradisinya ya, menyambut Bulan Ramadhan harga barang pada naik semua ya. ” Kata Kamariah.

( SON/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA