Menu

Otomatis
Breaking News

BERITA

Dua Pekerja Bangunan Di Lutim Tewas Disambar Petir

Dua Pekerja Bangunan Di Lutim Tewas Disambar Petir Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Dua Pekerja Bangunan di Kecamatan Towuti Tewas di sambar Petir. Peristiwa maut ini berlangsung di Desa Asuli Kecamatan Towuti, Minggu ( 04/01/2024). Sore

Kedua korban adalah, Harisman (40) seorang karyawan warga Desa Asuli kecamatan Towuti, Luwu Timur dan Muh. Sahdan (31) seorang kuli bangunan warga Desa Nikel kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur.

Saat ditemukan tubuh kedua korban ini mengalami luka bakar serius, sebelum dibawa kerumah duka masing – masing kedua korban terlebih dahulu dibawa kepuskesmas tetdekat untuk divisum.

Camat Towuti Zaenal, yang ikut menyaksikan jasad kedua korban menjelaskan, kuat dugaan kedua korban meninggal dunia tersambar petir. Karena pada saat itu petir dan kilat sempat beberapa kali menggelegar disertai hujan .

Kedua korban ini sejatinya ingin berteduh di salah satu rumah warga yang tak jauh dari bangunan yang mereka kerjakan.

” Jadi waktu hujan turun keduanya pergi ingin berteduh, belum sempat masuk kebangunan untuk berteduh, keduanya tiba – tiba lunglai terkena bias petir dan meninggal dunia. ” Kata Zainal.

Camat Towuti ini menghimbau, kasus serupa ini jangan terulang lagi, jika hujan disertai halilintar warga diminta cepat berlindung dan sedapat mungkin mematikan HP karena HP juga sebuah alat yang mudah kontak dengan kilat petir. Tutup Zainal.

( SON/***)

 

 

 

BERITA

Dua Pekerja Bangunan Di Lutim Tewas Disambar Petir

Dua Pekerja Bangunan Di Lutim Tewas Disambar Petir Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Dua Pekerja Bangunan di Kecamatan Towuti Tewas di sambar Petir. Peristiwa maut ini berlangsung di Desa Asuli Kecamatan Towuti, Minggu ( 04/01/2024). Sore

Kedua korban adalah, Harisman (40) seorang karyawan warga Desa Asuli kecamatan Towuti, Luwu Timur dan Muh. Sahdan (31) seorang kuli bangunan warga Desa Nikel kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur.

Saat ditemukan tubuh kedua korban ini mengalami luka bakar serius, sebelum dibawa kerumah duka masing – masing kedua korban terlebih dahulu dibawa kepuskesmas tetdekat untuk divisum.

Camat Towuti Zaenal, yang ikut menyaksikan jasad kedua korban menjelaskan, kuat dugaan kedua korban meninggal dunia tersambar petir. Karena pada saat itu petir dan kilat sempat beberapa kali menggelegar disertai hujan .

Kedua korban ini sejatinya ingin berteduh di salah satu rumah warga yang tak jauh dari bangunan yang mereka kerjakan.

” Jadi waktu hujan turun keduanya pergi ingin berteduh, belum sempat masuk kebangunan untuk berteduh, keduanya tiba – tiba lunglai terkena bias petir dan meninggal dunia. ” Kata Zainal.

Camat Towuti ini menghimbau, kasus serupa ini jangan terulang lagi, jika hujan disertai halilintar warga diminta cepat berlindung dan sedapat mungkin mematikan HP karena HP juga sebuah alat yang mudah kontak dengan kilat petir. Tutup Zainal.

( SON/***)

 

 

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Energi, PT Vale Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Inovasi Rendah Karbon

16 Sep 2026 - 08:19 WITA

Perkuat Ketahanan Energi, PT Vale Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Inovasi Rendah Karbon

Hasil RDP Lintas Komisi DPRD Luwu Timur Soal Pipa Minyak PT Vale, Sepakati Peninjauan Lapangan

16 Sep 2026 - 02:00 WITA

Hasil RDP Lintas Komisi DPRD Luwu Timur Soal Pipa Minyak PT Vale, Sepakati Peninjauan Lapangan

PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman

15 Sep 2026 - 10:42 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman
Trending di BERITA