Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur dari daerah pemilihan Towuti-Nuha, Erick Estrada, menilai bahwa program pendidikan yang dijalankan di lingkungan sekitar area operasional perusahaan tambang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan capaian belajar para siswa. Menurut pandangannya, kelanjutan program tersebut kini merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar lagi, bukan lagi sebuah opsi pelengkap.
Adapun program yang dimaksud adalah penyusunan kurikulum satuan pendidikan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan telah berlangsung sejak tahun 2024. Pola pembelajaran semacam ini, jelas Erick, dinilai berhasil merajut keterkaitan antara teori akademik yang dipelajari di kelas dengan kondisi riil yang dihadapi para pelajar dalam keseharian mereka. Melalui pendekatan tersebut, anak didik tidak hanya dibekali kecerdasan intelektual semata, melainkan juga ditanamkan fondasi budaya yang kokoh sejak dini.
Lebih lanjut, Erick memaparkan bahwa kurikulum berbasis kearifan setempat ini memberi kesempatan bagi pelajar untuk lebih memahami identitas mereka sendiri. Para siswa diajak untuk menyerap materi pelajaran secara langsung melalui praktik di lapangan dan mengembangkan keterampilan praktis yang sejalan dengan potensi yang dimiliki oleh wilayah sekitar. Tidak hanya berdampak pada murid, Erick juga menyoroti manfaat positif yang dirasakan oleh para tenaga pendidik, yang dinilai semakin cakap dan terbuka wawasannya dalam mengarahkan generasi muda agar memiliki rasa bangga terhadap warisan budaya lokalnya sendiri. Pada tahap akhir, ia berharap besar agar kelak lahir generasi yang mampu bersaing di kancah global tanpa kehilangan jati diri budaya mereka.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan eksternal PT Vale, Endra Kusuma, membenarkan bahwa inisiatif serupa memang telah diimplementasikan pada periode tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pihak perusahaan dengan pemerintah kabupaten setempat. Langkah nyata ini, menurut Endra, menjadi bukti dedikasi perusahaan dalam menerapkan prinsip operasi pertambangan yang berkelanjutan, yang menempatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang sebagai prioritas utama.
Endra menambahkan bahwa jajarannya telah melakukan evaluasi mendalam atas pelaksanaan program di tahun sebelumnya dan berkomitmen untuk meningkatkan efektivitasnya pada pelaksanaan mendatang. Ia menegaskan filosofi bahwa pendidikan merupakan aset paling bernilai bagi kemajuan sebuah peradaban, karena kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang akan mewarisinya. Ia juga memberi sinyal bahwa perusahaan akan terus berinovasi untuk memberikan dampak yang lebih luas lagi, khususnya di sektor pendidikan di wilayah Luwu Timur.








