Menu

Mode Gelap
Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

BERITA

Lagi Aparat Keamanan PT Vale Diintimidasi,Polres Morowali Belum Bersikap


					Lagi Aparat Keamanan PT Vale Diintimidasi,Polres Morowali Belum Bersikap Perbesar

OKSON,LUWUTIMUR,- Aksi tak terpuji kembali dilakukan sekelompok orang terhadap aparat keamanan PT Vale.

Mereka melakukan intimidasi kepada petugas keamanan PT Vale yang sedang bertugas di Bahodopi Block 1 (BB1) di Seba-Seba.

Pengancaman kepada petugas keamanan PT Vale ini terlihat jelas dalam video yang beredar luas, terdengar salah seorang masyarakat mengancam security dan memaksa security melakukan pemasangan plang yang sebelumnya plang tersebut sudah dipindahkan karena menganggu aktivitas perusahaan, Jumat (23/05).

Dalam video berdurasi 3 menit 32 detik tersebut, tampak pria berpakaian biru bertuliskan “TNI-Polri-Pers”. Pria tersebut selama ini mengklaim dirinya sebagai seorang jurnalis. Namun sayangnya dalam realitas aktivitas publikasinya tidak netral dan berpihak.
Bahkan tak segan Pria yang mengklaim diri sebagai jurnalis dari garismerah.id kerap melakukan tindakan diluar dari kode etik jurnalistik yang diatur sesuai Undang-Undang Pers yang berlaku.

Tindakan ini tentunya perlu mendapat perhatian dari @dewanpers.id dan @aduankonten.id, dikarena publikasi yang dilakukan arahnya provoaktif dan membuka ruang tindakan perpecahan di masyarakat.

Sebelumnya, pada 22 Mei pihak perusahaan memindahkan plang karena menganggu aktivitas perusahaan. Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh pengamanan dari Kodim 1311 Morowali dan Polres Morowali. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian pengamanan mendukung rasa aman investasi di sektor pertambangan.

Meskipun sudah mendapat intimidasi dan pengancaman, aparat keamanan dari Polres Morowali belum melakukan tindakan yang kongkrit agar ada jaminan rasa aman bagi Vale dalam berinvestasi.

( okson/****)

Baca Lainnya

Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara

14 Agustus 2026 - 20:43 WITA

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

Trending di BERITA