Menu

Mode Gelap
Dua Dekade KKLT dan Jalan Panjang Kontribusi Diaspora untuk Luwu Timur Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

BERITA

Fraksi Nasdem Ingatkan Ancaman Kemarau Akan Melanda Lutim


					Fraksi Nasdem Ingatkan Ancaman Kemarau Akan Melanda Lutim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Fraksi Nasdem mengapresiasi atas usaha dari pihak Eksekutif dalam merampungkan Rancangan Perubahan APBD Luwu Timur 2024 agar bisa dibahas sesuai jadwal. Nasdem juga kagum atas capaian APBD Perubahan ini nilainya sudah 2 Triliun lebih.

Demikian disampaikan Sumuel Kandati, juru bicara Partai Nasdem saat menyampiakan pandangan Fraksinya tentang Ranperda Perubahan APBD 2024 di Sidang Paripurna DPRD Lutim. Jumat (09/08/2024).

Menurut Sumuel Kandati, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Luwu Timur tentang Perubahan APBD tahun 2024 yang menyebutkan angka Rp. 2.011.461.448.868,64 (Dua Triliun Sebelas Milyar Empat Ratus Enampuluhsatu juta Empatratus Empatpuluh Delapan Ribu Delapan Ratus Enampuluh Delapan Rupiah Enampuluh Empat Sen) adalah sebuah pencapaian terbaik bagi kita semua dan memberikan motivasi kita untuk bekerja lebih optimal agar pencapaian ini benar benar bisa di rasakan oleh masyarkat.

Terkait beberapa bidang prioritas yang disebutkan dalam Sambutan Bupati kelihatannya bidang pertanian ini juga perlu menjadi perhatian khusus kita. Membaca prediksi cuaca yang di keluarkan oleh BMKG bahwa puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Agustus 2024 tentu juga harus kita waspadai bisa mempengaruhi tingkat pendapatan petani kita.

” Apalagi dalam tahun 2024 ini kita sudah mengalami beberapa kali cuaca ekstrim yang sedikit banyaknya pasti akan mempengaruhi Produktifitas Petani. ” Ungkap. Sumuel.

Terkait Infrastruktur yang bedampak langsung kepada Produktifitas Petani dan usaha – usaha masyarakat serta Tempat wisata dan ruang – ruang Pelayanan Publik perlu untuk dijaga dan di benahi agar tetap bisa berfungsi dengan Maksimal sehingga Pelayanan dan Pendapatan Daerah bisa terus kita maksimalkan. Tutupnya. ( Son/***)

Baca Lainnya

Dua Dekade KKLT dan Jalan Panjang Kontribusi Diaspora untuk Luwu Timur

15 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara

14 Agustus 2026 - 20:43 WITA

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Trending di BERITA